Bertemu Menag, Bupati Sarjani Tegaskan Komitmen Perjuangkan IAIN Al-Hilal Sigli

oleh -312 Dilihat
Juru Bicara Bupati Pidie, Andi Firdhaus, S.H., CPM.

PIDIE, acehnarasi.com – Pemerintah Kabupaten Pidie semakin memperkuat upaya mendorong perubahan status Perguruan Tinggi Islam (PTI) Al-Hilal Sigli menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Al-Hilal Sigli. Langkah ini ditujukan untuk memperluas kesempatan masyarakat Aceh, khususnya Kabupaten Pidie, dalam mengakses pendidikan tinggi Islam yang berkualitas.

Komitmen tersebut kembali ditegaskan melalui pertemuan Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah, M.H., bersama Ketua DPRK Pidie Anwar Sastra Putra, S.H., dengan Menteri Agama Republik Indonesia Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., di ruang kerja Menteri Agama, Senin (19/10/2026).

Juru Bicara Bupati Pidie, Andi Firdhaus, S.H., CPM, menjelaskan bahwa dalam audiensi tersebut, rombongan menyerahkan proposal alih bentuk dan alih status atau penegerian Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) dan Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Al-Hilal Sigli menjadi IAIN Al-Hilal Sigli.

Andi menyebutkan, penegerian Al-Hilal Sigli merupakan langkah penting untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan tinggi Islam yang bermutu sekaligus memperkuat pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Pidie.

SARJANI DAN NASARUDDIN UMAR
Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah, M.H., bersama Ketua DPRK Pidie Anwar Sastra Putra, S.H., foto bersama Menteri Agama Republik Indonesia Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., beserta rombongan di ruang kerja Menteri Agama, Senin (19/10/2026).

“Penegerian Al-Hilal Sigli merupakan langkah strategis untuk menjawab kebutuhan masyarakat Kabupaten Pidie terhadap akses pendidikan tinggi Islam yang berkualitas. Ini bukan sekadar perubahan status kelembagaan, tetapi juga bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang unggul dan berlandaskan nilai-nilai keislaman,” ujar Andi Firdhaus dalam keterangannya.

Ia menambahkan, Bupati Sarjani Abdullah bersama Yayasan PTI Al-Hilal Sigli memiliki tekad kuat untuk merealisasikan penegerian tersebut. Dukungan pemerintah daerah diharapkan menjadi faktor penguat dalam mempersiapkan kelembagaan serta memenuhi berbagai persyaratan yang ditetapkan.

Menurut Andi, pengembangan pendidikan tinggi Islam juga selaras dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Pidie yang menempatkan penguatan pendidikan Islam sebagai salah satu perhatian penting, termasuk melalui program Satu Hari Satu Ayat.

“Bupati berpandangan bahwa penguatan pendidikan Islam harus dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi. Kehadiran IAIN Al-Hilal Sigli nantinya diharapkan menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, dakwah, dan pembentukan generasi muda yang berdaya saing,” katanya.

Pada kesempatan itu, Bupati Pidie juga menyampaikan penghargaan kepada Tim Penegerian Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) Kementerian Agama RI yang sebelumnya telah berkunjung ke Pidie untuk mengikuti kegiatan Focus Group Discussion (FGD) terkait penegerian Al-Hilal Sigli di Kantor Bupati Pidie.

Apresiasi yang sama diberikan kepada Koordinator Perguruan Tinggi Agama Islam Swasta (Kopertais) Wilayah V Aceh serta seluruh pihak yang telah berperan dalam mempersiapkan proses perubahan status perguruan tinggi tersebut.

Dalam audiensi tersebut, Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., menyambut baik aspirasi dan inisiatif Pemerintah Kabupaten Pidie bersama Yayasan PTI Al-Hilal Sigli.

Dokumen proposal yang telah diserahkan, menurut penjelasan dalam pertemuan tersebut, akan ditindaklanjuti berdasarkan ketentuan dan mekanisme yang berlaku. Proses penegerian tetap memerlukan pemenuhan seluruh persyaratan administrasi dan kelembagaan sesuai ketentuan yang ditetapkan.

SARJANI DAN MENAG
Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah, M.H., bersama Menteri Agama Republik Indonesia Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A.

Andi menilai respons positif Menteri Agama menjadi motivasi bagi pemerintah daerah, yayasan, dan pihak terkait untuk meningkatkan koordinasi serta menyelesaikan berbagai kebutuhan administrasi yang masih diperlukan.

“Kami berharap proses ini dapat berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pemerintah Kabupaten Pidie bersama Yayasan PTI Al-Hilal Sigli akan terus berikhtiar dan berkoordinasi dengan Kementerian Agama serta pihak terkait agar cita-cita menghadirkan IAIN Al-Hilal Sigli dapat terwujud,” ujarnya.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Pidie Drs. Samsul Azhar, M.AP., Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Sekdakab Pidie Dr. Nadhar Putra, M.Si., selaku Ketua Tim Fasilitasi Penegerian Kampus Al-Hilal Sigli, Asisten III Jufrizal, S.Sos., M.Si., Juru Bicara Bupati Pidie Andi Firdhaus, S.H., CPM, Ketua Yayasan PTI Al-Hilal Sigli beserta jajaran pengurus, serta Koordinator Kopertais Wilayah V Aceh.

Pemerintah Kabupaten Pidie berharap perubahan status Al-Hilal Sigli menjadi IAIN dapat menjadi momentum penting bagi kemajuan pendidikan tinggi Islam di Aceh. Selain memperkuat pengembangan ilmu pengetahuan dan kelembagaan pendidikan keagamaan, keberadaan kampus negeri tersebut diharapkan membuka akses yang lebih luas bagi generasi muda untuk menempuh pendidikan tinggi berkualitas di daerah sendiri. (fns)

Redaksi : acehnarasi.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.