Penerimaan Bintara dan Tamtama TNI AD TA 2027 Dibuka, Danrem 011/Lilawangsa Tegaskan Gratis

oleh -315 Dilihat

LHOKSEUMAWE, acehnarasi.com – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) membuka penerimaan prajurit untuk golongan Bintara dan Tamtama Tahun Anggaran 2027. Rekrutmen ini menjadi kesempatan bagi generasi muda Indonesia, khususnya putra daerah Aceh, yang ingin mengabdikan diri kepada bangsa dan negara melalui jalur militer.

Danrem 011/Lilawangsa, Kolonel Teuku Mustafa Kamal, menyampaikan bahwa penerimaan prajurit TNI AD tersebut tidak dipungut biaya. Ia mengajak masyarakat yang memiliki keluarga atau saudara berminat menjadi prajurit agar segera mempersiapkan diri dan mengikuti proses pendaftaran sesuai ketentuan.

“Rekrutmen ini gratis, tidak dipungut biaya. Bila ada yang menawarkan jasa dan meminta bayaran, dapat melaporkan kepada saya,” tegas Kolonel Teuku Mustafa Kamal.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya kepada pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang. Seluruh calon prajurit diharapkan mengikuti tahapan seleksi secara resmi dan mempersiapkan diri, baik dari segi administrasi, kesehatan, jasmani, psikologi, maupun mental ideologi.

Penerimaan prajurit ini sekaligus membuka peluang bagi generasi muda untuk memperoleh kesempatan berkarier dan mengabdi sebagai bagian dari TNI AD. Putra daerah juga diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan.

Pendaftaran dapat dilakukan secara daring melalui situs resmi rekrutmen TNI, ad.rekrutmen-tni.mil.id. Calon peserta juga dapat meminta informasi dan pendampingan melalui Babinsa, Koramil, atau Kodim terdekat apabila mengalami kendala dalam proses pendaftaran.

Penerimaan Bintara TNI AD Gelombang I TA 2027

Penerimaan Bintara PK TNI AD Gelombang I Tahun Anggaran 2027 dibuka melalui jalur daring dan luring mulai 1 Oktober 2026 hingga 13 Januari 2027. Tahapan validasi berlangsung sampai 15 Januari 2027, sedangkan pelaksanaan seleksi dijadwalkan pada 15 Oktober 2026 hingga 22 Januari 2027.

Berdasarkan informasi persyaratan dalam pengumuman rekrutmen, calon peserta harus merupakan Warga Negara Indonesia, beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, serta sehat jasmani dan rohani.

Usia calon peserta paling rendah 17 tahun 10 bulan dan paling tinggi 26 tahun pada saat pembukaan pendidikan pertama, 4 Februari 2027. Peserta juga tidak boleh sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap, bukan anggota atau mantan prajurit TNI/Polri maupun PNS TNI, serta belum pernah menikah dan bersedia tidak menikah selama pendidikan.

Persyaratan pendidikan mencakup lulusan SMA/MA/SMK sederajat, termasuk Paket C, serta jenjang D-1, D-3, D-4, atau S-1 sesuai ketentuan yang berlaku. Persyaratan nilai mengikuti ketentuan dalam pengumuman resmi. Tinggi badan minimal ditetapkan 163 sentimeter dengan berat badan seimbang.

Calon peserta wajib melengkapi dokumen pendaftaran dan mengikuti seluruh tahapan seleksi sesuai jadwal serta ketentuan panitia.

Penerimaan Tamtama TNI AD Gelombang I TA 2027

Selain Bintara, TNI AD juga membuka penerimaan Tamtama PK Gelombang I Tahun Anggaran 2027. Pendaftaran dibuka mulai 1 Oktober 2026 hingga 10 Februari 2027, dengan tahapan validasi sampai 12 Februari 2027 dan pelaksanaan seleksi pada 15 Oktober 2026 hingga 20 Februari 2027.

Persyaratan umum Tamtama pada dasarnya mencakup kewarganegaraan Indonesia, keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, kesetiaan kepada NKRI, serta kondisi jasmani dan rohani yang sehat.

Calon peserta berusia minimal 17 tahun 10 bulan dan maksimal 26 tahun pada saat pembukaan pendidikan pertama, 5 Maret 2027. Peserta juga harus memenuhi persyaratan status perkawinan, tidak kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap, serta bukan anggota atau mantan prajurit TNI/Polri maupun PNS TNI.

Persyaratan pendidikan minimal SMA/SMK/MA sederajat, baik negeri maupun swasta yang memenuhi ketentuan akreditasi dan kebutuhan penerimaan, termasuk Paket C sesuai ketentuan yang berlaku. Tinggi badan minimal calon peserta ditetapkan 158 sentimeter dengan berat badan seimbang.

Proses seleksi meliputi pemeriksaan administrasi, kesehatan, jasmani, psikologi, serta mental ideologi dan litpers. Calon peserta harus mengikuti setiap tahapan dengan sungguh-sungguh dan memastikan seluruh persyaratan telah dipenuhi.

Masyarakat diimbau memeriksa kembali persyaratan, jadwal, dan ketentuan terbaru melalui situs resmi rekrutmen TNI AD sebelum mendaftar. Pendaftaran dan proses seleksi harus dilakukan melalui jalur resmi tanpa menggunakan jasa perantara berbayar.

TNI AD mengingatkan bahwa penerimaan prajurit tidak dipungut biaya. Masyarakat yang menemukan dugaan pungutan liar atau pihak yang menjanjikan kelulusan dengan meminta bayaran dapat melaporkannya kepada pihak berwenang. (fns)

Redaksi : acehnarasi.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.