Banda Aceh, 13 Juli 2026 – Harga emas perhiasan di Aceh pada perdagangan di beberapa toko hari ini, Senin (13/7/2026), kembali mengalami penurunan. Di Kota Banda Aceh, harga emas murni tercatat Rp7.560.000 per mayam (belum termasuk ongkos pembuatan). Dengan konversi 1 mayam sekitar 3,33 gram, harga tersebut setara dengan sekitar Rp2.270.000 per gram. Penurunan ini melanjutkan tren pelemahan harga dalam beberapa hari terakhir.
Sementara itu, di Kabupaten Pidie, belum terdapat pembaruan harga resmi untuk perdagangan hari ini. Berdasarkan laporan terakhir pada pekan lalu, harga emas murni berada di kisaran Rp7.600.000 per mayam atau sekitar Rp2.280.000 per gram. Pelaku pasar memperkirakan harga di Pidie masih bergerak di kisaran tersebut dengan mengikuti perkembangan harga emas di Banda Aceh dan pasar global.
Rincian Harga Emas Hari Ini (13 Juli 2026)
| Wilayah | Harga per Mayam | Perkiraan Harga per Gram |
|---|---|---|
| Banda Aceh | Rp7.560.000 | ±Rp2.270.000 |
| Pidie | ±Rp7.600.000* | ±Rp2.280.000* |
*Harga Pidie merupakan acuan berdasarkan informasi terakhir yang tersedia dan dapat berubah mengikuti transaksi di masing-masing toko emas.
Pedagang emas menyebutkan bahwa meskipun harga mengalami penurunan, minat masyarakat untuk membeli emas tetap tinggi. Banyak pembeli memanfaatkan koreksi harga sebagai kesempatan untuk berinvestasi maupun membeli perhiasan. Perlu diketahui, harga di atas merupakan harga dasar emas dan belum termasuk biaya pembuatan perhiasan yang umumnya berkisar antara Rp100.000 hingga Rp200.000 per mayam, tergantung model dan tingkat kerumitannya.

