SIGLI, acehnarasi.com – Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XIII menggelar Focus Group Discussion (FGD) Reviu Proses Bisnis, Prosedur Operasional Standar Administrasi Pemerintah (POS AP), dan Standar Layanan selama tiga hari, Senin (03/08/2026) hingga Rabu (05/08/2026), di Kampus Institut Ilmu Kesehatan dan Teknologi Nurdin Abdurrahman (INAR) Sigli.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya LLDIKTI Wilayah XIII memperkuat tata kelola kelembagaan di lingkungan perguruan tinggi lewat penyempurnaan proses bisnis, administrasi pemerintahan, dan standar pelayanan.
FGD dijadikan forum untuk mengidentifikasi aspek yang masih perlu disempurnakan sekaligus merumuskan rekomendasi perbaikan sesuai prinsip tata kelola pemerintahan yang baik, efektif, efisien, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala LLDIKTI Wilayah XIII, Dr. Ir. Rizal Munadi, M.M., M.T., yang didampingi Kepala Bagian Tata Usaha, Syafi’I, SE., M.Si., Ak.
Dalam sambutannya, Rizal Munadi menegaskan bahwa reviu proses bisnis, POS AP, dan standar layanan merupakan langkah penting dalam mewujudkan transformasi tata kelola perguruan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan regulasi dan kebutuhan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya melakukan evaluasi terhadap dokumen yang telah ada, tetapi juga memastikan bahwa seluruh proses bisnis, prosedur operasional, dan standar layanan benar-benar mampu mendukung peningkatan kinerja organisasi serta memberikan pelayanan yang lebih cepat, efektif, transparan, dan akuntabel kepada seluruh pemangku kepentingan,” kata Rizal Munadi saat membuka kegiatan.
Ketua Yayasan Pembangunan Kampus Jabal Ghafur, Teuku Yasman Saputra, SH., MH, menyambut baik pelaksanaan FGD tersebut. Ia berharap kegiatan ini mampu menghasilkan peningkatan layanan yang lebih baik bagi perguruan tinggi swasta (PTS) di Aceh.
“Kami berharap dengan adanya kegiatan ini di kampus INAR, LLDIKTI XIII semakin bagus dalam pelayanan terhadap PTS di Aceh menuju akreditasi unggul baik institusi maupun prodi ,” ujar Teuku Yasman.

Selama tiga hari pelaksanaan, tim FGD membahas secara mendalam proses bisnis, POS AP, dan standar layanan yang telah diterapkan LLDIKTI Wilayah XIII. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penyusunan laporan reviu yang memuat sejumlah rekomendasi strategis untuk penyempurnaan sistem kerja dan peningkatan kualitas pelayanan.
Selain menyasar internal lembaga, hasil FGD ini juga diharapkan berdampak langsung pada layanan yang diterima Perguruan Tinggi Swasta di Aceh, mengingat LLDIKTI Wilayah XIII merupakan mitra utama PTS dalam berbagai urusan administrasi pendidikan tinggi.
Melalui kegiatan ini, LLDIKTI Wilayah XIII berharap seluruh proses administrasi dan layanan dapat semakin terintegrasi, responsif, serta mendukung peningkatan mutu tata kelola perguruan tinggi di wilayah Aceh.
Selain itu, hasil FGD diharapkan menjadi acuan dalam pengembangan sistem administrasi yang lebih modern, adaptif, dan berkelanjutan, sehingga mampu menjawab tantangan penyelenggaraan pendidikan tinggi di masa mendatang. Kampus INAR Sigli sendiri dipilih sebagai lokasi pelaksanaan FGD sebagai bagian dari kolaborasi antara LLDIKTI Wilayah XIII dengan Perguruan Tinggi Swasta di Aceh dalam mendukung agenda penguatan tata kelola tersebut.
Redaksi : acehnarasi.com







