SUKA MAKMUE – Pemerintah Kabupaten Nagan Raya terus mematangkan persiapan penyelenggaraan Nagan Raya Fair 2026, agenda tahunan yang menjadi etalase promosi pembangunan, potensi ekonomi, budaya, investasi, serta pemberdayaan masyarakat.
Sebagai pembuka rangkaian kegiatan, panitia akan menggelar Doa dan Zikir Bersama pada Senin, 20 Juli 2026, pukul 20.30 WIB, di Alun-Alun Suka Makmue, Kabupaten Nagan Raya.
Kegiatan religius tersebut merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Nagan Raya dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nagan Raya sebagai ikhtiar spiritual untuk memohon keberkahan, keselamatan, kedamaian, dan kemajuan bagi daerah.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nagan Raya, Dr. H. Salman Alfarisi, S.Ag., M.Pd., mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan bersama-sama memanjatkan doa demi terwujudnya Nagan Raya yang semakin maju dan sejahtera.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Nagan Raya untuk hadir dalam Doa dan Zikir Bersama ini. Mari kita satukan hati dan langkah memohon kepada Allah SWT agar Nagan Raya senantiasa diberikan keberkahan, keamanan, kemajuan, serta dijauhkan dari segala musibah. Semoga melalui doa bersama ini ukhuwah Islamiyah semakin erat dan seluruh ikhtiar pembangunan daerah memperoleh ridha Allah SWT,” ujar Salman Alfarisi.
Ia menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya membutuhkan kerja nyata, tetapi juga harus diiringi dengan doa sebagai fondasi spiritual. Karena itu, partisipasi masyarakat dalam kegiatan tersebut diharapkan menjadi simbol kebersamaan sekaligus memperkuat nilai-nilai religius dalam kehidupan bermasyarakat.
Doa dan zikir bersama akan dipimpin oleh Abu Loet, serta diisi tausiah singkat oleh Tgk. Suhaimi. Keduanya merupakan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nagan Raya.
Selain menggelar doa dan zikir bersama, Kementerian Agama Kabupaten Nagan Raya juga turut berpartisipasi memeriahkan Nagan Raya Fair 2026 melalui sejumlah kegiatan edukatif.
Salah satunya adalah program “Penyuluh Menyapa” yang dilaksanakan bekerja sama dengan Polres Nagan Raya dan Kejaksaan Negeri Nagan Raya. Kegiatan ini menyasar pelajar tingkat SMA/sederajat dengan memberikan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba serta dampaknya terhadap masa depan generasi muda.
Rangkaian kegiatan Kementerian Agama akan ditutup dengan Seminar Guru bertema “Revitalisasi Peran Guru Madrasah sebagai Pilar Pembentukan Karakter melalui Kurikulum Berbasis Cinta (KBC)”. Seminar tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas guru madrasah dalam membangun karakter peserta didik melalui pendekatan pendidikan yang humanis dan berlandaskan nilai-nilai kasih sayang.
Sementara itu, panitia Nagan Raya Fair 2026 mengajak masyarakat untuk turut memeriahkan seluruh rangkaian kegiatan bersama keluarga dan kerabat. Kehadiran masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi bentuk dukungan terhadap agenda daerah, tetapi juga mempererat silaturahmi serta memperkuat semangat kebersamaan.
Nagan Raya Fair 2026 sendiri akan menghadirkan berbagai agenda, mulai dari pameran pembangunan, promosi UMKM, ekonomi kreatif, investasi, hingga hiburan rakyat. Kegiatan ini diharapkan menjadi sarana memperkenalkan potensi unggulan Kabupaten Nagan Raya kepada masyarakat luas sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, pelaku UMKM, dan masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Nagan Raya berharap pembangunan daerah tidak hanya menghasilkan kemajuan secara ekonomi, tetapi juga memperkuat nilai-nilai spiritual, sosial, dan kebersamaan sebagai fondasi menuju Nagan Raya yang lebih maju, religius, dan sejahtera.







