,

iPhone Duo Segera Masuk Indonesia, Ini yang Perlu Disiapkan Konsumen di Aceh

oleh -130 Dilihat
https://www.apple.com/newsroom/2026/09/apple-unveils-iphone-duo/

BANDA ACEH, acehnarasi.com – iPhone Duo, ponsel layar lipat pertama Apple, bersiap masuk pasar Indonesia setelah mengantongi sertifikat TKDN 40 persen. Hingga Jumat (18/9), harga dan jadwal penjualannya belum diumumkan.

Bagi konsumen di Aceh, kabar ini membawa beberapa hal yang perlu disiapkan sejak awal, mulai dari dana yang tidak sedikit, peralihan ke kartu SIM digital (eSIM), hingga memastikan pembelian lewat jalur resmi.

Status di Indonesia: TKDN Beres, Tinggal Postel

iPhone Duo tercatat dalam basis data sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) atas nama PT Apple Indonesia. Dua model lain yang diluncurkan bersamaan, yakni iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max, juga memperoleh nilai TKDN yang sama, 40 persen.

Apple sendiri telah memastikan kehadiran iPhone Duo di Indonesia melalui Apple Newsroom Indonesia. Perangkat ini akan tersedia dalam empat kapasitas penyimpanan, yakni 256 GB, 512 GB, 1 TB, dan 2 TB. Namun, Apple belum menyebut kapan penjualan dimulai.

TKDN baru satu tahap. Setiap perangkat telekomunikasi yang akan dijual di Indonesia juga wajib lulus sertifikasi Postel dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sebelum Apple dan distributor resminya dapat membuka penjualan.

Merujuk pola rilis generasi sebelumnya, iPhone baru biasanya tiba di Indonesia sekitar sebulan setelah peluncuran global. Dengan pola itu, iPhone Duo diperkirakan baru masuk sekitar November 2026, meski perkiraan ini belum dikonfirmasi Apple.

Secara global, pemesanan awal iPhone Duo dibuka Jumat (16/10) di lebih dari 70 negara dan wilayah, dan penjualan dimulai Jumat (23/10). Gelombang kedua menjangkau 28 negara lain mulai Jumat (30/10). Dalam daftar negara gelombang pertama yang dirilis Apple, tetangga di Asia Tenggara seperti Malaysia, Singapura, dan Vietnam disebut, sedangkan Indonesia tidak tercantum.

Siapkan Dana Rp35 Juta Lebih

Di Amerika Serikat (AS), iPhone Duo dijual mulai US$1.999 untuk varian 256 GB hingga US$3.199 untuk varian 2 TB. Dengan asumsi kurs Rp17.622 per dolar AS, harga itu setara sekitar Rp35 juta hingga Rp56 juta.

Harga resmi di Indonesia berpotensi lebih tinggi dari hasil konversi. Sebagai pembanding, iPhone 17 Pro yang dijual US$1.099 di pasar global dibanderol Rp23,749 juta saat masuk Indonesia, atau terpaut sekitar Rp5 juta. Bocoran yang beredar memperkirakan iPhone Duo dijual sekitar Rp44,999 juta, meski angka ini belum resmi.

Dengan banderol tersebut, iPhone Duo menjadi iPhone termahal saat peluncuran. iPhone 18 Pro dijual mulai US$1.199, sedangkan iPhone 18 Pro Max mulai US$1.299 di AS. Harga lini Pro tahun ini naik, sebagian besar karena melonjaknya biaya komponen memori dan penyimpanan.

IPHONE DUO E-SIM

Beli Lewat Jalur Resmi

Konsumen di Aceh tidak perlu ke luar daerah untuk membeli produk Apple bergaransi resmi. Jaringan ritel iBox milik Erajaya Digital, salah satu penjual resmi produk Apple di Indonesia, sudah membuka gerai di Suzuya Mall Banda Aceh sejak 2024. Namun, ketersediaan iPhone Duo di gerai tersebut masih menunggu jadwal penjualan nasional.

Calon pembeli disarankan menunggu pengumuman resmi Apple Indonesia sebelum menyiapkan dana atau memesan dari jalur tidak resmi. Ponsel yang dibeli dari luar jalur resmi juga berisiko tidak tersambung ke jaringan seluler apabila nomor IMEI-nya tidak terdaftar.

Wajib eSIM, Kartu Fisik Tak Bisa Dipakai

Hal yang paling perlu diperhatikan adalah soal kartu SIM. Apple menerapkan desain khusus eSIM untuk iPhone Duo di seluruh dunia, dengan alasan ruang internal dialihkan untuk memperbesar baterai. Artinya, pengguna tidak bisa lagi memasang kartu SIM fisik.

Pengguna di Aceh yang masih memakai kartu SIM fisik harus beralih ke eSIM terlebih dahulu. Di Indonesia, pemanfaatan eSIM sudah memiliki payung hukum lewat Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital (Permen Komdigi) Nomor 7 Tahun 2025. Operator seperti Telkomsel, Indosat, XL Axiata, dan Smartfren juga menyediakan layanan migrasi ke eSIM, baik di gerai maupun secara daring.

Migrasi dapat dilakukan melalui aplikasi masing-masing operator atau di pusat layanan operator yang tersebar di seluruh Indonesia. Meski begitu, penggunaan eSIM belum meluas. Pada April 2025, pemerintah mencatat pengguna eSIM masih di bawah 5 persen dari total pengguna ponsel di Indonesia.

Kebutuhan akan jaringan seluler juga masih besar. Survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) 2026 mencatat penetrasi internet di Sumatera mencapai 78,24 persen, di bawah angka nasional 81,72 persen. Sebanyak 64,6 persen responden secara nasional masih mengakses internet melalui paket data operator seluler.

Fitur AI Belum Berbahasa Indonesia

Catatan lain menyangkut fitur kecerdasan buatan (AI). Apple Intelligence baru mendukung 16 bahasa, termasuk Inggris, Jepang, Korea, Vietnam, dan Mandarin, sementara bahasa Indonesia belum termasuk. Siri AI yang dirilis dalam versi beta, pada tahap awal hanya tersedia dalam bahasa Inggris.

Dengan demikian, pengguna di Aceh maupun daerah lain di Indonesia harus mengatur perangkat ke salah satu bahasa yang didukung agar dapat memakai fitur AI tersebut.

Terlipat Seukuran Paspor, Terbuka Jadi Layar 7,6 Inci

Apple memperkenalkan iPhone Duo di Cupertino, California, AS, pada Rabu (9/9). Ponsel ini mengusung desain lipat bergaya buku. Saat tertutup, ukurannya menyerupai paspor dengan layar luar 5,4 inci. Saat dibuka, layar dalamnya mencapai 7,6 inci, yang terbesar pada iPhone.

Dalam kondisi terlipat, tebalnya 11,3 milimeter. Saat dibuka, tebalnya hanya 5,2 milimeter sehingga menjadikannya iPhone paling tipis. Bobotnya 254 gram.

Rangkanya terbuat dari titanium grade 5 dan memiliki sertifikasi tahan air serta debu IP68. Engselnya dirakit dari lebih dari 100 komponen. Apple juga memberi lapisan bertekstur nano pada layar dalam untuk mengurangi silau sekaligus menyamarkan garis lipatan.

Untuk keamanan, iPhone Duo memakai Touch ID di tombol samping, sedangkan kamera FaceTime disembunyikan di bawah layar dalam. Perangkat ini tidak dilengkapi Face ID.

CEO Apple John Ternus menyebut iPhone Duo sebagai “perubahan paling transformatif pada iPhone sejak versi aslinya”, seperti tertulis dalam siaran pers Apple, Rabu (9/9).

Ini merupakan peluncuran produk pertama yang dipimpin Ternus, mantan kepala rekayasa perangkat keras Apple yang menggantikan Tim Cook sebagai CEO sejak 1 September. Kehadiran iPhone Duo juga bertepatan tujuh tahun setelah Samsung mengirim ponsel lipat pertamanya, Galaxy Fold, pada September 2019.

Cip 2 Nanometer dan Dua Baterai

iPhone Duo ditenagai cip A20 Pro berfabrikasi 2 nanometer, sama dengan iPhone 18 Pro. Apple mengklaim CPU-nya hingga 20 persen lebih cepat dari A19 Pro, sementara performa berkelanjutannya hingga 35 persen lebih baik dibanding iPhone 17 Pro berkat pendingin vapor chamber.

Ponsel ini memuat dua baterai, satu di tiap sisi bodi. Daya tahannya diklaim mencapai 31 jam pemutaran video di layar dalam, 44 jam di layar luar, dan sekitar 24 jam pemakaian campuran. Pengisian dengan kabel dapat mencapai 50 persen dalam sekitar 20 menit.

Di sektor kamera, iPhone Duo membawa kamera utama 48 MP dengan zoom 2x berkualitas optik, kamera ultrawide 48 MP, serta perekaman video 4K 120 fps dalam format Dolby Vision. Layar luar juga bisa dipakai sebagai pratinjau saat berswafoto dengan kamera belakang.

Sistem operasi iOS 27 dirancang khusus untuk perangkat ini. Untuk pertama kalinya, pengguna iPhone dapat membuka dua aplikasi berdampingan lewat fitur Split View. Aplikasi seperti Netflix, Zoom, dan Slack sudah dioptimalkan untuk layar lipatnya.(fuu)

Catatan : Berbagai sumber.

Redaksi : acehnarasi.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.