PIDIE, acehnarasi.com — Wakil Gubernur Aceh H. Fadhlullah, SE., atau yang akrab disapa Dek Fadh menunjukkan perhatian langsung terhadap produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) masyarakat saat mengunjungi Expo Pembangunan dan UMKM di Pidie Convention Center (PCC), Kamis sore (17/09/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-515 Kabupaten Pidie yang berlangsung pada 16–20 September 2026.
Alih-alih hanya melihat-lihat, Dek Fadh menyempatkan diri menyusuri area pameran dan mendatangi hampir seluruh stan yang tersedia. Ia berbincang dengan pelaku usaha untuk mengetahui lebih dekat produk yang mereka hasilkan, proses pembuatannya hingga perkembangan usaha yang sedang dijalankan.
Sejumlah stan dari berbagai wilayah Pidie menjadi tempat persinggahan Wakil Gubernur Aceh tersebut, di antaranya dari Kecamatan Tangse, Keumala, Geumpang, Titeue dan Mutiara.
Suasana kunjungan berlangsung santai. Para pelaku UMKM tidak hanya mendapat kesempatan memperkenalkan produk, tetapi juga berinteraksi langsung dengan salah satu pimpinan Pemerintah Aceh.
Mie Caluk Jadi Salah Satu Perhatian
Salah satu produk yang menarik perhatian Dek Fadh adalah mie caluk, makanan khas yang dikenal di Pidie dan Aceh.
Dek Fadh sempat mencicipinya sebelum kemudian meminta beberapa bungkus untuk dibawa pulang. Momen tersebut menjadi salah satu perhatian dalam kunjungannya karena menunjukkan bahwa produk kuliner lokal tidak hanya dipromosikan melalui pameran, tetapi juga dapat langsung dinikmati dan dibeli oleh pengunjung.
Selain mie caluk, sejumlah produk lokal lainnya juga dibeli Dek Fadh. Di antaranya salak Tangse, dodol, minyak urut, kue boi ikan, buah rambe, pisau dan tampa.
Bagi pelaku UMKM, transaksi secara langsung seperti itu menjadi bentuk dukungan yang sederhana tetapi memiliki arti penting. Produk yang dibeli sekaligus menjadi kesempatan bagi usaha masyarakat untuk memperkenalkan hasil produksinya kepada konsumen di luar lingkungan usaha mereka.
Dorong Produk Lokal Lebih Dikenal
Dek Fadh menilai kegiatan expo dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperkenalkan produk sekaligus membuka peluang pemasaran yang lebih luas.
Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap beragam produk yang dipamerkan oleh masyarakat Pidie.
Kehadiran pejabat pemerintah dalam kegiatan seperti ini tidak hanya berkaitan dengan seremoni. Interaksi langsung dengan pelaku usaha dapat menjadi ruang untuk melihat kondisi UMKM dari dekat, termasuk bagaimana masyarakat mengembangkan produk yang berasal dari potensi daerah masing-masing.
Bagi Pidie, keberagaman produk yang ditampilkan dalam expo memperlihatkan bahwa kegiatan ekonomi masyarakat tidak hanya bertumpu pada satu jenis usaha.
Mulai dari makanan, hasil pertanian, produk olahan, kerajinan hingga berbagai barang kebutuhan masyarakat ditampilkan dalam satu kawasan pameran.
Expo Berlangsung hingga 20 September
Expo Pembangunan dan UMKM tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-515 Kabupaten Pidie. Kegiatan berlangsung di Pidie Convention Center pada 16–20 September 2026.
Bagi pelaku UMKM, keberadaan expo menjadi kesempatan untuk bertemu langsung dengan calon konsumen, memperkenalkan produk, sekaligus membangun jaringan pemasaran.
Kunjungan Dek Fadh juga memperlihatkan bahwa promosi produk lokal tidak selalu harus dilakukan melalui kegiatan formal. Membeli, mencicipi dan memperkenalkan produk masyarakat kepada publik merupakan bentuk dukungan yang dapat dilakukan secara langsung.
Sebagai putra asli Pidie, Dek Fadh turut menyampaikan ucapan selamat atas hari lahir Kabupaten Pidie ke-515. Ia berharap masyarakat Pidie tetap kompak, terus berkembang dan bersama-sama membangun daerah.
“Meutaloe Wareh, Pidie Meuhareukat.”
Ungkapan tersebut menjadi penutup pesan Wakil Gubernur Aceh dalam momentum peringatan HUT Pidie tahun ini.
Redaksi : acehnarasi.com








