Kakankemenag Nagan Raya: OMI 2026 Bukan Sekadar Ajang Mencari Juara

oleh -143 Dilihat
Kepala Kemenag Nagan Raya, DR. H. Salman Alfarisi, S.Ag., M.Pd., pada pembukaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 Tingkat Provinsi Aceh di halaman MAN 1 Banda Aceh, Senin (5/10/2026).

BANDA ACEH, acehnarasi.com – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Nagan Raya, Dr. H. Salman Alfarisi, S.Ag., M.Pd., mendampingi 33 siswa madrasah utusan Nagan Raya dalam pembukaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 Tingkat Provinsi Aceh di halaman MAN 1 Banda Aceh, Senin (5/10/2026).

Pembukaan kompetisi tersebut dilakukan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Drs H Azhari MSi.

Selain dihadiri peserta di lokasi, acara pembukaan juga diikuti secara daring melalui Zoom oleh sejumlah Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota serta peserta dari berbagai daerah di Aceh.

Dalam kesempatan itu, Salman berharap OMI tidak hanya dipandang sebagai ajang mencari juara. Menurutnya, olimpiade ini semestinya menjadi wadah untuk menemukan potensi siswa, membangun mental berprestasi, dan menyiapkan generasi madrasah agar mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

“Kami berharap OMI tidak hanya sebagai kegiatan kompetisi tahunan. Namun dapat menjadi bagian dari proses pembinaan berkelanjutan untuk menemukan siswa-siswa potensial nantinya,” ujar Salman saat ditemui usai pembukaan kegiatan.

Senada dengan Salman, Kepala Seksi Pendidikan Islam (Kasi Pendis) Kemenag Nagan Raya, Imrullah Wahab, M.Pd., berharap seluruh peserta utusan Nagan Raya dapat tampil maksimal dan menjaga sportivitas selama kompetisi berlangsung.

Ia meminta para siswa tetap percaya diri dan tidak terbebani target, karena mereka telah melalui proses seleksi di tingkat kabupaten.

“Anak-anak kita sudah membuktikan kemampuan di tingkat kabupaten. Sekarang saatnya mereka tampil dengan percaya diri, jujur, dan sportif. Apa pun hasilnya, pengalaman ini sangat berharga untuk perkembangan mereka,” kata Imrullah.

Digelar di Tujuh Lokasi

Salman menjelaskan, panitia membagi pelaksanaan OMI tingkat provinsi ke dalam tujuh lokasi di Aceh, yakni Banda Aceh, Lhokseumawe, Langsa, Aceh Barat Daya, Aceh Tengah, Simeulue, dan Subulussalam.

Kompetisi tersebut berlangsung selama dua hari, hingga Selasa (6/10/2026).

Diikuti 759 Siswa

OMI 2026 Tingkat Provinsi Aceh diikuti 759 siswa. Seluruhnya merupakan peraih juara pertama, kedua, dan ketiga pada OMI tingkat kabupaten/kota. Dari jumlah tersebut, Kemenag Nagan Raya mengirim 33 peserta.

Peserta terbagi dalam tiga jenjang. Jenjang MI/SD sederajat diikuti 138 peserta yang berlomba di bidang Matematika dan IPA Terintegrasi.

Jenjang MTs/SMP sederajat diikuti 207 peserta untuk bidang Matematika, IPS, dan IPA Terintegrasi.

Sementara jenjang MA/SMA sederajat menjadi yang terbanyak dengan 414 peserta. Mereka berkompetisi di bidang Matematika, Biologi, Fisika, Kimia, Ekonomi, dan Geografi Terintegrasi.

Tingkat Nasional di Jakarta

Pemenang tingkat provinsi sekaligus peserta yang lolos ke tingkat nasional akan diumumkan pada Sabtu (10/10/2026) melalui laman resmi https://omi.kemenag.go.id.

Adapun OMI tingkat nasional dijadwalkan berlangsung pada 8–12 November 2026 di DKI Jakarta. Aceh akan diwakili peraih juara pertama dari setiap mata pelajaran pada OMI tingkat provinsi. (fns)

Redaksi : acehnarasi.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.