Riza Nurdin Siap Kawal Visi-Misi Mualem–Dek Fadh di PT PEMA

oleh -194 Dilihat

BANDA ACEH, acehnarasi.com — Muhammad Riza Nurdin, Lc., M.A., Ph.D., dipercaya mengemban jabatan Direktur Komersial PT Pembangunan Aceh (Perseroda) atau PT PEMA. Penunjukan ini menempatkan sosok berlatar belakang akademik internasional tersebut dalam jajaran pimpinan perusahaan milik Pemerintah Aceh, dengan bekal pengalaman di bidang bisnis, penelitian, pembangunan, dan manajemen risiko.

Mengemban amanah tersebut, Riza diharapkan dapat berkontribusi dalam memperkuat kinerja komersial PT PEMA sekaligus mendukung visi dan misi Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) dan Wakil Gubernur Fadhlullah (Dek Fadh). Peran strategis perusahaan daerah ini diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian Aceh serta manfaat nyata bagi masyarakat.

Perjalanan pendidikan Riza berawal dari Aceh. Ia merupakan alumni Dayah Jeumala Amal, sebelum melanjutkan pendidikan tinggi ke luar negeri. Riza meraih gelar sarjana dari Al-Azhar University di Kairo, Mesir, kemudian memperoleh gelar Master of Arts dari University of Passau, Jerman. Pendidikan akademiknya berlanjut hingga jenjang doktoral di University of New South Wales, Canberra, Australia.

Latar belakang pendidikan di tiga negara tersebut berjalan beriringan dengan pengalaman profesional yang mencakup sejumlah sektor. Riza tidak hanya berkecimpung di lingkungan perguruan tinggi, tetapi juga terlibat dalam aktivitas bisnis internasional, evaluasi program pembangunan, penelitian, serta pengembangan kebijakan.

Sebelum kembali menduduki posisi strategis di PT PEMA, Riza pernah berkontribusi di perusahaan tersebut sebagai Advisor, International Business Relations pada Agustus 2022 hingga Juni 2023. Dalam peran itu, ia mendukung pengembangan hubungan bisnis internasional yang menjadi salah satu aspek penting dalam perluasan jaringan usaha perusahaan.

Pengalaman korporasinya juga mencakup keterlibatan dalam komite manajemen risiko PT Semen Baturaja (Persero) Tbk pada Oktober 2025 hingga Juni 2026. Bidang ini berkaitan dengan pengawasan risiko, tata kelola perusahaan, serta pertimbangan strategis dalam proses pengambilan keputusan.

Di luar lingkungan korporasi, Riza memiliki pengalaman dalam kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi Aceh pascatsunami. Ia pernah terlibat dalam pekerjaan pemantauan, evaluasi, dan program kemanusiaan bersama American Red Cross dan British Red Cross. Pengalaman tersebut memperluas keterlibatannya dalam kegiatan pembangunan yang membutuhkan koordinasi lintas lembaga.

Jejak profesionalnya turut mencakup berbagai organisasi nasional dan internasional. Di antaranya Bank Indonesia Provinsi Aceh, International Organization for Migration (IOM), United Nations Development Programme (UNDP), United Nations Environment Programme (UNEP), UN Women, dan Save the Children Indonesia.

Dalam bidang penelitian, Riza pernah menjadi peneliti pada Asia-Japan Research Institute, Ritsumeikan University, Jepang. Ia juga tercatat sebagai Affiliate Senior Researcher di International Centre for Aceh and Indian Ocean Studies (ICAIOS). Selain itu, ia pernah menjalani program Post-Doctoral Research Fellowship di University of Malaya, Malaysia, pada 2019–2020.

Pengalaman tersebut berkaitan dengan kajian kebijakan, evaluasi program, serta pelaksanaan inisiatif pembangunan. Kompetensi lintas sektor ini menjadi bagian dari latar belakang profesional yang relevan untuk mendukung pengembangan strategi usaha, memperluas kemitraan, dan meningkatkan daya saing PT PEMA sebagai perusahaan daerah.

Keterlibatan Riza dalam kehidupan publik Aceh juga terlihat melalui aktivitas politik. Ia tercatat sebagai Dewan Pakar Badan Pemenangan Aceh pasangan Muzakir Manaf–Fadhlullah pada Pilkada 2024. Pengalaman tersebut menjadi bagian lain dari perjalanan profesionalnya di luar dunia akademik dan korporasi.

Riza juga memiliki pengalaman kerja di Mesir. Ia pernah menjadi asisten pribadi Direktur Eksekutif Delta Express Freight Forwarding di Kairo dan menjalankan peran sebagai penerjemah bahasa Arab–Indonesia pada Cairo International Fair. Selain itu, ia terlibat dalam kegiatan bersama Konrad Adenauer Stiftung (KAS) pada periode 2021–2023.

Di tengah beragam aktivitas profesionalnya, Riza tetap mempertahankan keterlibatan dalam dunia pendidikan. Ia tercatat sebagai dosen luar biasa atau dosen tidak tetap pada Program Magister Perdamaian dan Resolusi Konflik, Sekolah Pascasarjana Universitas Syiah Kuala (USK).

Untuk memperkuat kompetensi di sektor keuangan dan pengelolaan risiko, Riza mengikuti berbagai pelatihan terkait manajemen risiko perbankan dan keuangan syariah. Pada Juli 2025, ia memperoleh Sertifikat Kompetensi Manajemen Risiko Perbankan dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Dengan latar belakang tersebut, Riza diharapkan mampu menerjemahkan pengalaman bisnis internasional, manajemen risiko, penelitian, dan pembangunan ke dalam langkah-langkah strategis di bidang komersial PT PEMA. Pengembangan peluang usaha, perluasan jaringan kemitraan, serta penguatan tata kelola perusahaan menjadi aspek penting dalam mendorong kontribusi perusahaan terhadap perekonomian daerah.

Riza menyampaikan harapannya agar amanah yang dipercayakan oleh Gubernur Aceh selaku pemegang saham dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Baginya, kesempatan berkarya di PT PEMA bukan hanya berkaitan dengan jabatan, tetapi juga menjadi ruang untuk memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat Aceh.

“Dengan berkarya di PT PEMA, saya berharap dapat terus berbuat yang terbaik untuk masyarakat Aceh dan mengawal visi-misi Mualem–Dek Fadh,” demikian harapan Riza.

Komitmen tersebut menempatkan kepentingan masyarakat sebagai salah satu orientasi penting dalam menjalankan amanah di perusahaan daerah. Dukungan terhadap visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh diharapkan diwujudkan melalui kerja profesional, pengembangan usaha yang berkelanjutan, serta upaya menghadirkan manfaat ekonomi bagi daerah.

Perjalanan dari pendidikan dayah di Aceh menuju pendidikan tinggi di tiga negara, disertai pengalaman lintas lembaga dan sektor, menjadi bagian penting dari profil Muhammad Riza Nurdin dalam menjalankan amanah barunya. Kini, publik menantikan kontribusinya dalam memperkuat bidang komersial PT PEMA dan mendukung agenda pembangunan Aceh di bawah kepemimpinan Mualem–Dek Fadh. (fns)

Redaksi: acehnarasi.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.